Tips Manajemen Pakaian Laundry Agar Tidak Tertukar

Tips Manajemen Pakaian Laundry Agar Tidak Tertukar

04 April 2018

Jika Anda memiliki suatu usaha, maka Anda pasti akan mengerti bahwa ada salah satu faktor yang sangat penting agar usaha Anda bisa berjalan dengan baik dan lancar, yaitu kepuasan pelanggan-pelanggan Anda. Dan untuk mencapai hal ini maka ada banyak faktor juga yang harus diperhatikan, dan jika Anda berkecimpung dalam usaha laundry, maka salah satu hal yang penting adalah menjaga agar pakaian-pakaian yang sudah selesai dibersihkan dan siap dikembalikan kepada pelanggan tidak ada yang tertukar. Karena jika hal ini terjadi, maka profesionalisme usaha laundry Anda akan dipertanyakan oleh pelanggan Anda. Dan hal ini sangat merepotkan, pelanggan akan menyadari bahwa pakaiannya ada yang tertukar dengan pelanggan lainnya, dan mereka harus kembali menghubungi Anda untuk mengatasi masalah ini. Dan tentu saja hal ini juga akan merepotkan Anda sebagai pemilik usaha laundry, karena Anda akan mencari kembali dimana pakaian yang tertukar tersebut, apalagi jika pakaian yang tertukar tersebut susah untuk dilacak dan akhirnya menjadi hilang, maka kepercayaan pelanggan Anda kepada usaha laundry Anda akan berkurang dan bahkan mereka tidak mau lagi menggunakan jasa Anda untuk mencuci pakaian mereka karena khawatir jika pakaian-pakaian mereka akan tertukar kembali.

Dan untuk menghindari hal ini terjadi, maka ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda terapkan dalam usaha laundry Anda, Anda bisa memasukkan tips ini didalam SOP usaha laundry Anda, sehingga kejadian tertukarnya pakaian-pakaian pelanggan dapat dihindari sebisa mungkin.

Dan berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa Anda pakai untuk menghindari tertukarnya pakaian pelanggan-pelanggan Anda:

Menutup rapat kantong yang dibawa oleh pelanggan

Biasanya setiap pelanggan yang datang ke tempat usaha laundry Anda akan membawa kantong yang berisikan pakaian-pakaian kotor mereka, bisa berupa kantong plastik atau kantong yang terbuat dari bahan lain. Dan setelah Anda menerima pakaian kotor tersebut, Anda sebaiknya langsung menutup kantong tersebut dengan rapat untuk menghindari pakaian tersebut keluar dari kantong tersebut dan tercampur ke kantong pakaian kotor yang dibawa oleh pelanggan lainnya. Anda bisa melakukan hal ini dengan cara mengikat atau menjepit bagian kantong yang terbuka tersebut hingga tertutup dengan rapat. Dan jika pelanggan Anda membawa kantong pakaian kotor dalam jumlah yang lumayan banyak, jangan lupa juga untuk mengikat kantong tersebut dengan tali agar tidak terpisah dan tetap berkelompok. Dengan melakukan ini resiko tertukarnya pakaian antar pelanggan Anda lebih dapat terhindari.

Melabeli setiap pakaian yang disesuaikan dengan nota

Cara ini memang lebih sedikit merepotkan karena Anda harus melabeli setiap pakaian yang akan dicuci dan sesuai dengan nota, namun jika Anda melakukan cara ini maka kemungkinan tertukarnya pakaian antar pelanggan hampir tidak mungkin untuk terjadi. Pada saat menerima pakaian, Anda harus membuat nota dengan nomor yang unik untuk setiap pelanggan, dan lalu pada saat membongkar kantong pakaian kotor pelanggan tersebut, hitunglah terlebih dahulu jumlah pakaian yang akan dicuci dan lalu catat jumlah tersebut pada nota. Dan lalu labeli setiap pakaian tersebut dengan menggunakan tag gun yang telah berisi tag pin dan label, dan ingat tulisan yang tertera pada label tersebut harus sesuai dengan nomor yang tertera pada nota. Anda sebaiknya juga membuat tulisan pada label tersebut dengan menggunakan pena yang tintanya tidak luntur terkena air dan letakkan label tersebut pada bagian yang aman seperti label perawatan baju atau bagian dalam kantong celana. Jika perlu tembakkan tag gun sebanyak dua kali agar tidak putus saat proses pencucian. Dan lalu setelah selesai dicuci, cocokkan kembali label kain tersebut pada nota yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami bagikan pada artikel ini, semoga bermanfaat.

Message Us